Apresiasi Pembangunan Rebana, Kepala BP Rebana diganjar Penghargaan dari ITB

by | Jul 4, 2025 | Publikasi, Siaran Pers

Bandung, 4 Juli 2025 — Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana Ir. Bernardus Djonoputro, MM., IAP, menerima penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam peringatan 105 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia, yang digelar di Aula Barat Kampus ITB, Kamis (3/7).

Ganesa Wirya Jasa Utama merupakan penghargaan yang diberikan kepada pihak-pihak, baik individu maupun institusi, yang dinilai berjasa dalam mendukung pengembangan institusi ITB secara berkelanjutan. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, MT. tersebut mengapresiasi Bernardus yang dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik profesional perencanaan, serta mendorong inovasi dalam pengembangan kawasan.

“Kehormatan besar bagi saya menerima penghargaan dari ITB, kampus yang telah membentuk saya menjadi seperti sekarang. Kebanggaan tersendiri dapat bergabung dengan deretan tokoh-tokoh besar dan pemimpin bangsa yang lahir dari ITB.” ujar Bernardus.

Dalam 105 tahun perjalanan ITB dan pendidikan teknik di Indonesia telah melahirkan para pemimpin seperti Soekarno, Djuanda, Habibie, dan banyak tokoh lainnya. ITB secara kontinyu mencetak para cendekia dan alumni yang kemudian memberikan kontribusi besar dalam membangun Indonesia.

Bernardus telah malang melintang di dunia perencanaan dalam beberapa dekade melalui berbagai perannya. Ia berkiprah di berbagai perusahaan konsultansi multinasional terkemuka (EY, PWC, dan Deloitte), menjadi penasihat sektor publik, memimpin Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia hingga saat ini menjabat Ketua Majelis Etik IAP Indonesia. Dalam kapasitasnya, ia memainkan peran penting dalam mentransformasi IAP menjadi lembaga profesi yang modern dan kredibel, menggagas program peningkatan kapasitas perencana, serta memperluas jangkauan edukasi profesi ke lingkungan kampus, termasuk menghadirkan praktisi IAP dalam proses pengajaran di ITB.

Sebagai Kepala Pelaksana BP Rebana, Bernardus juga konsisten mengawal pengembangan ITB Kampus Cirebon. Selain mendukung aspek infrastruktur, ia menggagas kemitraan kelembagaan antara BP Rebana dan ITB untuk mendirikan Pusat Studi Metropolitan, sebuah inisiatif untuk mendukung kebijakan pengembangan Kawasan Rebana yang berbasis riset dan keilmuan.

Peringatan 105 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia menjadi momen reflektif atas kontribusi sains dan teknologi dalam sejarah kebangsaan. Sejak didirikannya pendidikan teknik pertama di Hindia Belanda pada 1920 yang kini menjadi ITB, berbagai pemikiran strategis dan inovasi teknis dari para insinyur, ilmuwan, dan perencana telah menjadi fondasi penting pembangunan Indonesia di berbagai sektor.

“Ilmu dan teknologi berkembang bukan dalam hitungan dekade, bahkan bukan dalam hitungan tahun, tetapi dalam hitungan hari dan jam. Dunia masa depan membutuhkan insan akademik yang utuh, yang tidak hanya piawai secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan moral dan nilai-nilai luhur,” ujar Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, MT. dalam pidato akademiknya.

Perayaan ini juga menegaskan bahwa kemajuan dan masa depan bangsa sangat ditentukan oleh inovasi dan kemanfaatan ilmu pengetahuan dalam pengembangan keilmuan yang relevan bagi masyarakat. Di samping itu, kepemimpinan yang berbasis pengetahuan, integritas, dan kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan masa depan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. Rekognisi dari ITB ini merefleksikan nilai penting dari keterhubungan antara dunia akademik, profesi, dan praktik pemerintahan dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat luas.

 

Kontak:
Budhiana Kartawijaya
Wakil Kepala Pelaksana Bidang Hubungan Kerja Sama
Badan Pengelola Kawasan Rebana
+6281 8611 702