Rapat Joint Coordinating Committee (JCC) ke-3 untuk Proyek Pengembangan Kawasan Rebana yang Terintegrasi dengan Pelabuhan Internasional Patimban

by | Feb 5, 2026 | Publikasi, Siaran Pers

JakartaPada tanggal 4 Februari 2026 telah diselenggarakan Rapat Joint Coordinating Committee (JCC) ke-3 untuk Proyek Pengembangan Kawasan Rebana yang terintegrasi dengan Pelabuhan Internasional Patimban*. Rapat dipimpin oleh Asisten Deputi Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Proyek Strategis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (CMEA) dan dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, BP Rebana, serta JICA Indonesia.

Rapat ini bertujuan untuk membahas perkembangan terkini pelaksanaan proyek, termasuk capaian utama sejak Juni 2025, kemajuan kegiatan Output 3 yaitu penyusunan rencana rinci pembangunan Pusat Industri Hijau, serta hasil survei kuesioner dan wawancara dengan perusahaan-perusahaan Jepang. Selain itu, dibahas pula berbagai isu dan tantangan dalam pelaksanaan proyek, kebutuhan penyesuaian jadwal proyek, serta usulan kegiatan untuk badan konsultatif bagi tujuh program prioritas.

Diskusi menekankan bahwa pengembangan Kawasan Rebana ditujukan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada tahun 2029 serta memiliki potensi menjadi katalis percepatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat dan tingkat nasional. Pusat Industri Hijau ditetapkan sebagai salah satu program prioritas yang akan dielaborasi lebih lanjut dalam Rencana Induk Pengembangan Kawasan Rebana, dengan fokus pada tiga wilayah utama, yaitu Patimban, Subang, dan Indramayu. Pertemuan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, koordinasi lintas sektor, serta konsistensi kebijakan guna mendukung implementasi proyek yang efektif. Selain itu, keterlibatan sektor swasta, baik selama maupun setelah periode proyek, diidentifikasi sebagai faktor strategis untuk menjamin keberlanjutan pengembangan kawasan. Dari perspektif proyek kerja sama JICA, diusulkan perpanjangan jangka waktu proyek hingga September 2026 guna meningkatkan kesinambungan dan memperkuat struktur tata kelola dalam pelaksanaan keluaran proyek.

Pertemuan JCC ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Rapat oleh perwakilan Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, dan JICA Indonesia sebagai bentuk kesepakatan formal atas hasil pembahasan dan tindak lanjut yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil pertemuan ini, langkah selanjutnya dalam kegiatan proyek akan difokuskan pada pengembangan lebih lanjut rencana rinci Pusat Industri Hijau. Pada saat yang sama, upaya akan dilakukan untuk memperkuat kerangka pengembangan Kawasan Rebana serta meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan, dengan tujuan mengimplementasikan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Rebana dan program-program prioritas secara berkelanjutan.

 

*Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sedang memperkuat arah pengembangan jangka panjang Kawasan Rebana melalui penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Rebana. Penyusunan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) sebagai bagian dari inisiatif strategis untuk menjadikan Rebana sebagai kawasan pertumbuhan baru berstandar global. Kerja sama ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mentransformasi Kawasan Rebana menjadi pusat ekonomi tidak hanya bagi Provinsi Jawa Barat, tetapi juga bagi seluruh Indonesia.